Ada 6 Penyebab Nyeri Dada pada Saat Batuk yang Perlu Diwaspadai

Bagikan artikel ini

Nyeri dada pada saat batuk bisa jadi merupakan gejala dari penyakit paru-seperti pneumonia, pleuritis, bronkitis, asma dan TBC.

Penyebab utama batuk adalah udara kotor, debu, asap, alergi serta adanya gejala penyakit tertentu.

Batuk merupakan reaksi tubuh tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari kuman dan bakteri.

Pada beberapa kasus batuk juga disertai nyeri pada bagian tertentu seperti perut, tenggorokan dan dada.

Jika Anda mengalami batuk disertai nyeri dan tidak sembuh setelah beberapa hari sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Periksa kesehatan Anda di rumah dengan layanan panggil dokter melalui aplikasi Medi-Call atau Call-Center 24 Jam.

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Nyeri Dada Pada Saat Batuk

Istirahat yang cukup dan banyak minum air hangat dapat mengurangi gejala batuk.

Berikut beberapa penyebab nyeri dada pada saat batuk yang perlu Anda ketahui:

  • Kelelahan Otot

Nyeri dada pada saat batuk disebabkan oleh kelelahan di bagian otot.

Saat tubuh mengalami batuk biasanya akan melibatkan banyak otot yang terletak pada dada, punggung dan perut.

Batuk terus-menerus menyebabkan otot tegang sehingga menimbulkan nyeri pada dada.

  • Pneumonia

Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur.

Adanya cairan di paru-paru akibat infeksi pneumonia menyebabkan nyeri dada pada saat batuk.

Gejala lainnya dari pneumonia adalah demam tinggi yang disertai menggigil, sesak napas, dan rasa lemas.

Pneumonia dapat dicegah dengan pemberian vaksin PCV sejak bayi berumur 2 bulan.

Dapatkan layanan vaksin PCV di rumah melalui aplikasi Medi-Call atau Call-Center 24 Jam.

  • Pleuritis

Gejala pleuritis adalah nyeri dada pada saat batuk atau bernafas, sesak dan demam.

Pleuritis merupakan peradangan pada pleura atau lapisan selaput yang menyelimuti paru-paru.

Kondisi ini disebabkan oleh infeksi virus, bakteri atau jamur serta adanya komplikasi dari penyakit lain seperti TBC, pneumonia atau emboli paru.

Baca juga:  Cegah Pneumonia dengan Vaksin Pneumonia Untuk Lansia
  • Bronkitis

Bronkitis adalah radang pada saluran pernapasan biasanya ditandai dengan batuk yang berlangsung selama lebih dari 1 minggu.

Gejala lain bronkitis adalah nyeri dada pada saat batuk, sesak napas, kelelahan dan sakit kepala.

Bronkitis dapat menyerang anak di bawah usia 5 tahun serta lansia.

Umumnya bronkitis pada lansia dapat berlangsung hingga 2 sampai 3 bulan.

  • Asma

Asma merupakan kondisi saluran pernapasan yang mengalami peradangan dan penyempitan serta produksi lendir berlebihan.

Serangan asma bisa dipicu oleh beberapa hal seperti udara yang kotor, alergi, suhu dingin, stress dan aktivitas berat.

Serangan asma dapat menyebabkan penderita kesulitan bernapas serta nyeri dada pada saat batuk.

  • TBC

Tuberkulosis atau TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi paru-paru akibat kuman Mycobacterium tuberculosis

Nyeri dada pada saat batuk merupakan salah satu gejala penyakit TBC.

Gejala lain yang timbul pada penderita penyakit ini diantaranya batuk yang lebih dari 3 minggu dan kadang mengandung darah, kelelahan, hilang nafsu makan, penurunan berat badan atau berkeringat di malam hari.

Jika mengalami gejala seperti diatas, segera periksakan kesehatan Anda ke dokter.

Dapatkan layanan dokter ke rumah melalui aplikasi Medi-Call atau Call-Center 24 Jam.

vitamin c di rumah, vitamin c, infus di rumah, pasang infus di rumah, infus vitamin c, medicall, medi-call
Medi-Call: Layanan Infus dan Vitamin di Rumah Anda

Untuk menghindari nyeri dada pada saat batuk, hindari lingkungan udara yang kotor dan mengandung polusi, konsumsi makanan sehat dan menjaga jarak dari orang yang sedang sakit.

Berolahraga juga dapat memperkuat paru-paru dan menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari kondisi berbahaya yang melibatkan nyeri dada pada saat batuk.

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog
DMCA.com Protection Status
Layanan Dokter ke Rumah