fbpx

Cegah Pneumonia dengan Vaksin Pneumonia Untuk Lansia

Bagikan artikel ini
  • 1
    Share

Vaksin pneumonia untuk lansia merupakan vaksin yang digunakan untuk mencegah para lansia tereserang penyakit infeksi paru (pneumonia).

Radang paru atau dikenal dengan sebutan pneumonia merupakan infeksi pernapasan yang menyerang paru-paru.

Banyak faktor yang dapat menimbulkan penyakit pneumonia antara lain polusi udara, kebiasaan merokok, serta pola hidup tidak sehat.

Pneumonia menyerang organ vital manusia yang berfungsi sebagai alat respirasi, sehingga penyakit ini menimbulkan gangguan pernapasan yang dapat mengakibatkan kematian bagi penderitanya.

Bagi orang lanjut usia (lansia), resiko terserang penyakit pneumonia menjadi lebih besar.

Hal ini disebabkan daya tahan tubuh lansia mengalami penurunan sehingga mudah terserang penyakit.

vaksin di rumah, vaksinasi di rumah, pesan vaksin, vaksin rabies, vaksin VAR, vaksin SAR, vaksin meningitis, vaksin influenza, vaksin difteri, medi-call, medicall
Medi-Call: Layanan Vaksin di Rumah Anda

Oleh sebab itu vaksin pneumonia untuk lansia harus segera di berikan untuk mengurangi resiko terserang infeksi paru.

Penyakit Pneumonia

Penyakit pneumonia merupakan gangguan paru-paru yang diakibatkan oleh virus atau bakteri Streptococcus pneumoniae, yang dapat menimbulkan infeksi paru, meningitis dan infeksi telinga tengah, serta gangguan pada sumsum tulang belakang.

Pneumonia tergolong penyakit berbahaya yang mengakibatkan kerusakan otak, tuli, kehilangan organ tubuh bahkan kematian.

Adapun gejala yang ditimbulkan dari pneumonia  berbeda pada setiap penderita, bergantung pada usia dan tempat infeksi.

Ada beberapa gejala umum pneumonia yang dapat diketahui, antara lain :

  • Demam,
  • Sesak napas,
  • Nafsu makan menurun,
  • Sakit kepala,
  • Nyeri pada bagian dada,
  • Sakit pada area telinga,
  • Mual dan muntah,
  • Mudah lelah.

Faktor yang memicu serangan penyakit pneumonia, antara lain :

  • Lansia di atas 65 tahun,
  • Individu yang memiliki riwayat penyakit stroke,
  • Pola hidup yang buruk seperti merokok dan jarang berolahraga,
  • Daya tahan tubuh yang rendah,
  • Penderita penyakit kronis, seperti asma, diabetes, HIV dan AIDS.
  • Sedang menjalani terapi pengobatan kanker.

Vaksin Pneumonia Untuk Lansia

Penurunan daya tahan tubuh lansia membuat lansia rentan terserang berbagai penyakit, tidak terkecuali infeksi paru atau pneumonia.

Bagi para lansia penyakit ini cukup berbahaya karena dapat mengacam nyawa penderitanya.

Pada beberapa kasus pneumonia yang menyerang lansia akan menimbulkan kompilkasi penyakit lainya.

Dampak dari pneumonia pada umumnya lebih menyakitkan untuk lansia.

Pemberian vaksin merupakan suatu upaya pencegahan untuk lansia agar tidak tertular penyakit berbahaya.

Vaksin pneumonia atau dikenal dengan vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) pada umumnya diberikan kepada bayi.

Namun ternyata vaksin PCV juga dapat di berikan kepada lansia untuk mencegah mereka tertular penyakit pneumonia.

Vaksin pneumonia yang beredar saat ini adalah PCV 7, yang berarti vaksin mengandung 7 serotipe bakteri pneumococcus.

Namun dalam waktu dekat akan tersedia juga vaksin PCV 10.

Pemberian vaksin PCV telah terbukti mengurangi kasus pneumonia di Indonesia.

Vaksin pneumonia untuk lansia diberikan untuk individu berusia diatas 65 tahun.

Vaksin ini diberikan sebanyak 2 kali secara bertahap, tahap pertama yaitu vaksin pneumokokus jenis konjugasi dan tahap kedua adalah vaksin pneumokokus jenis polisakarida.

Terdapat 2 jenis vaksin pneumonia untuk lansia yang dianjurkan dokter, yaitu :

  • Lansia tanpa kondisi resiko tinggi, lansia yang belum pernah mendapatkan vaksin pneumonia, akan diberikan 1 dosis dari vaksin Polisakarida Pneumococcal Valent-23 (23vPPV). Sedangkan lansia yang telah menerima vaksin pneumonia sebelumnya, akan diberikan PCV 13.
  • Lansia dengan kondisi resiko tinggi, lansia yang belum pernah mendapatkan vaksin pneumonia, akan diberikan 1 dosis PCV 13. Satu tahun kemudian akan diberikan 1 dosis dari 23vPPV. Sedangkan lansia yang telah menerima vaksin pneumonia, akan diberikan vaksin 23vPPV. Kemudian selang satu tahun akan diberikan PCV 13.

Pemberian vaksin pneumonia merupakan salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari resiko penularan penyakit pneumonia terutama pada lansia.

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Adapun pengobatan pneumonia yang dapat dilakukan oleh dokter adalah dengan pemberian antibiotik, antivirus, obat penghilang nyeri serta obat batuk.

Meskipun begitu pengobatan infeksi paru memerlukan waktu yang cukup lama untuk memastikan apakah bakteri atau virus sudah lenyap dari tubuh penderitanya.

Oleh sebab itu sebaiknya lansia tetap waspada agar tidak tertular penyakit pneumonia dengan melakukan pola hidup sehat.

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.