Cegah Serangan Kuman Pneumoniae Anak dengan Vaksin Pneumokokus

Vaksin pneumokokus diberikan untuk mencegah penyakit akibat bakteri Streptococcus Pneumoniae.Kuman pneumokokus dapat menyebabkan seseorang terkena pneumonia (infeksi paru-paru), infeksi pada area telinga, dan meningitis.Penyakit jenis ini paling banyak menyerang seseorang yang memiliki imunitas rendah seperti anak bayi dan para lansia.Oleh karena itu pemberian vaksin pneumokokus sebaiknya diberikan kepada anak usia kurang dari 2 bulan sebanyak tiga kali.
Baca juga:  Ketahui Macam-Macam Vaksin Untuk Lansia Bagi Orang Tua Anda

Penyakit Pneumokokus

Penyakit ini paling banyak menyerang anak-anak dan para lansia serta orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah.Bakteri penyebab pneumokokus banyak menyerang area hidung, tenggorokan dan cepat menyebar melalui darah.Penyakit pneumokokus tergolong penyakit berbahaya bahkan dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya.
vaksin di rumah, vaksinasi di rumah, pesan vaksin, vaksin rabies, vaksin VAR, vaksin SAR, vaksin meningitis, vaksin influenza, vaksin difteri, medi-call, medicall
Medi-Call: Layanan Vaksinasi di Rumah Anda
Selain itu penyakit pneumokokus adalah penyakit menular yang penyebarannya dapat melalui percikan air liur dari penderita saat bersin, batuk, atau berbicara.Faktor seperti polusi, pergantian cuaca, lingkungan yang kurang bersih, bayi lahir prematur, dapat menjadi pemicu munculnya kuman pneumoniae.Adapun golongan orang yang rentan terinfeksi penyakit pneumokokus adalah:
  1. Anak-anak;
  2. Lansia;
  3. Penderita penyakit tertentu seperti; penyakit jantung, penyakit paru-paru dan HIV;
  4. Orang yang merokok;
  5. Orang yang tinggal di daerah beresiko tinggi tertular bakteri Streptococcus Pneumoniae.
Pneumokokus merupakan penyebab kematian anak terbesar, berikut ini merupakan gejala penyakit pneumokokus:
  1. Sakit dada disertai sesak dada;
  2. Batuk;
  3. Demam;
  4. Perasaan mual dan muntah;
  5. Sakit kepala;
  6. Kejangan leher,  dll.
medi-chat, medi-call, medicall, konsultasi dokter, dokter konsultasi, konsultasi dengan dokter
Medi-Chat: Tanya Dokter Di Aplikasi Medi-Call
Apabila ditemukan gejala segera hubungi dokter, untuk memastikan infeksi penyakit pneumokokus dan bagaimana penangannya.Penyakit ini dapat dicegah dengan melakukan imunisasi vaksin pneumokokus.

Vaksin Pneumokokus

Sama seperti vaksin lainya, vaksin pneumokokus berfungsi membentuk antibodi agar tubuh kebal terhadap serangan kuman pneumokokus.Vaksin pneumokokus yang diberikan sebanyak empat kali kepada anak usia dibawah 2 tahun terbukti efektif  99% mencegah IPD (Invasive Pneumonia Disease) pada bayi.Di Indonesia saat ini tersedia 2 tipe vaksin pneumokokus, yaitu PCV13 dan PPSV23.Masing-masing tipe memiliki fungsi sendiri, untuk PCV13 dapat diberikan kepada bayi dan orang lanjut usia serta orang yang memiliki penyakit kronis tertentu.PCV13 diberikan kepada bayi dengan 3 dosis primer yaitu pada usia 2, 4, dan 6 bulan.Adapun jadwal pemberian PVC pada bayi sebaiknya diberikan pada rentan waktu berikut:
  • Dosis Satu, diberikan kepada anak pada usia 2 bulan
  • Dosis Dua, diberikan kepada anak pada usia 4 bulan
  • Dosis Tiga, diberikan kepada anak pada usia 6 bulan
  • Dosis Empat, diberikan kepada anak pada usia 14 bulan sampai dengan 2 tahun
Sedangkan untuk tipe vaksin PPSV23 biasanya diberikan kepada orang dewasa atau anak diatas 2 tahun untuk mengoptimalkan imunitas tubuh, sehingga menurunkan resiko terserang penyakit pneumokokus.Efek samping pemberian vaksin pneumokokus dapat menyebabkan rasa mual, pusing, muntah, mencret, serta menimbulkan bercak kemerahan pada kulit anak.
medi-call, medicall, dokter ke rumah, perawat ke rumah, bidan ke rumah, fisioterapi ke rumah, perawat luka, perawat bayi, perawat home care, perawat lansia, infus vitamin c, vitamin c, vaksin
Medi-Call: Layanan Tenaga Medis ke Rumah Anda
Vaksin pneumokokus dapat diperoleh di rumah sakit atau dengan menggunakan aplikasi panggil dokter medi-call untuk melakukan vaksinasi.
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Arsip