Pahami Cara Mengatasi Muntah-Muntah di Rumah

Share Artikel Ini

Muntah pernah dialami oleh hampir semua orang dan penyebabnya pun bisa beragam. Hal ini bisa terjadi setiap saat dan di mana pun, tidak terkecuali di tempat umum ataupun di rumah.

Ada beberapa cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi muntah-muntah di rumah.

Muntah biasanya terjadi ketika makanan yang ada di dalam perut dikeluarkan dengan cara tidak normal, terpaksa, dan tidak sadar.

Gejalanya diawali dengan mual terlebih dahulu.

Sebenarnya jika berbicara mengenai penyebabnya, tentu ada berbagai hal yang bisa menyebabkan gejala ini terjadi.

Bisa karena mabuk kendaraan, kehamilan, mengonsumsi alkohol, gastroenteritis – flu pada perut, migrain, pengaruh obat, hingga penyakit.

Pada fase awal, muntah biasanya dianggap bukan sebuah penyakit berbahaya, sehingga penanganannya pun tidak sulit.

Banyak kasus yang terjadi umumnya bisa diatasi di rumah saja, tidak perlu harus pergi ke rumah sakit.

Namun jika kondisi tidak kunjung membaik dan malah mengalami gejala tertentu, tentu Anda perlu memeriksakan hal ini ke dokter.

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Ada beberapa cara mengatasinya saat di rumah yang bisa Anda dicoba.

Simak penjelasannya di bawah ini.

Atasi dengan duduk atau berbaring

Perlu diketahui bahwa kepala Anda dapat bergerak saat muntah, sehingga Anda perlu menopangnya sebaik mungkin.

Kemudian Anda bisa duduk atau berbaring dengan topangan.

Ingat, jangan banyak bergerak di atas permukaan yang rata karena hal tersebut justru bisa membuat tidak nyaman.

Apabila Anda tidak dapat berdiri, maka coba berbaring menyamping supaya Anda tidak tersedak muntahan sendiri.

Perlu diketahui, jangan pernah berbaring setelah makan karena mungkin bisa menyebabkan mual.

Konsumsi cairan

Langkah kedua yang bisa dilakukan ialah dengan cara mengonsumsi cairan. Muntah memang dapat memicu dehidrasi dengan cepat. Namun ingat, tetap konsumsi air secukupnya.

Jangan terlalu berlebihan juga karena meminum terlalu banyak air bisa membuat Anda ingin muntah kembali.

Selain itu, Anda juga perlu minum air dengan cara perlahan dan jumlah sedikit. Anda bisa mengonsumsi 30 ml air setiap 20 menit.

Sebisa mungkin hindari minuman berkarbonasi, jus buah, alkohol, susu, dan kafein, karena bisa memicu muntah lagi.

Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung banyak air supaya tetap terhidrasi dengan baik.

Konsumsi makanan dengan porsi kecil

Sebisa mungkin Anda harus mengonsumsi makanan dengan porsi yang kecil saja, tidak berlebihan.

Perlu diketahui bahwa mengonsumsi makanan yang terlalu banyak bisa memicu mual dan muntah.

Sementara Anda bisa mengonsumsi makanan-makanan lunak, seperti kentang, nasi, biskuit, pisang, atau roti.

Selain itu, hindari makanan berminyak, makanan pedas, makanan cepat saji, dan makanan yang sangat manis.

Menghirup udara segar

Cara lain untuk mengatasi muntah-muntah di rumah ialah dengan cara menghirup udara yang segar.

Pengobatan untuk muntah biasanya sering menggunakan pengobatan medis yang memakai oksigen.

Jenis pengobatan seperti ini sebenarnya sulit dilakukan di rumah.

Sehingga Anda bisa menggantinya dengan cara menghirup udara segar, misalnya saja berjalan-jalan di sekitar rumah atau duduk di dekat jendela.

Hindari pemicu-pemicu yang membuat mual

Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan ialah dengan cara menghindari beberapa pemicu yang bisa membuat Anda mual, kemudian muntah.

Memang muntah dapat disebabkan karena beberapa pemicu, terutama apabila Anda sensitif dengan wewangian.

Misalnya saja aroma-aroma yang kuat seperti rokok dan parfum.

Itu tadi beberapa cara mengatasi muntah-muntah di rumah yang bisa dilakukan.

Cukup mudah bukan? Sebenarnya ada cara lain yang bisa dilakukan, seperti menggunakan teknik lain.

Anda bisa mencoba menarik nafas dalam-dalam, menggunakan aromaterapi, atau mengonsumsi jahe.

Anda bisa mencoba acupressure, yang cukup mudah dan ringan dilakukan di rumah.

Apabila distimulasi, titik akupunktur P6 pada bagian dalam tangan bisa mencegah gejala tersebut karena stimulasi ini akan mengirimkan sinyal ke saraf tulang belakang dan otak.

Kemudian, melepaskan zat kimia yang dapat mencegah mual dan muntah ke dalam aliran darah.

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.