6 Cara Mengatasi Bayi Rewel Setelah Imunisasi DPT 1

Setelah imunisasi DPT 1, bayi sering mengalami rewel. Cari tahu cara mengatasi bayi rewel setelah imunisasi DPT 1, mulai dari pemberian ASI hingga kompres dingin.

Imunisasi DPT (Difteri, Pertusis, dan Tetanus) merupakan salah satu vaksin yang diberikan kepada bayi untuk melindungi mereka dari tiga penyakit, yaitu difteri, pertusis (batuk rejan), dan tetanus. 

Difteri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang saluran pernapasan bagian atas. Sementara pertusis atau batuk rejan adalah infeksi pernapasan menular yang disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis. 

Sedangkan tetanus merupakan penyakit yang terjadi akibat infeksi luka oleh spora bakteri Clostridium tetani, dengan sebagian besar kasus muncul dalam 14 hari. 

Imunisasi DPT diberikan saat bayi berusia 2 bulan, kemudian dilanjutkan pada usia 3 bulan, 4 bulan, dan booster di usia 18 bulan serta 5 tahun. 

Meskipun imunisasi ini sangat penting untuk membangun kekebalan tubuh, efek samping ringan seperti demam dan rewel sering terjadi setelah penyuntikan. 

Hal ini dapat membuat orang tua khawatir, tetapi sebenarnya merupakan reaksi normal tubuh dalam membentuk perlindungan terhadap penyakit.

Berikut adalah informasi lebih lanjut mengenai cara mengatasi bayi rewel setelah imunisasi DPT 1.

layanan baby care Medi-Call
Medi-Call: Layanan Baby Care di Lokasi Anda

Cara Mengatasi Bayi Rewel Setelah Imunisasi DPT 1

Jika bayi Anda menjadi lebih rewel setelah menerima imunisasi DPT 1, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Berikut beberapa cara mengatasi bayi rewel setelah imunisasi DPT 1 yang dapat dilakukan untuk meredakan ketidaknyamanan si Kecil:

  • Berikan ASI atau Susu Formula Secara Teratur 

Cara mengatasi bayi rewel setelah imunisasi DPT 1 yang pertama adalah berikan ASI atau susu formula secara teratur.

Setelah imunisasi, beberapa bayi bisa menjadi lebih haus atau ingin menyusu lebih sering, baik karena merasa tidak nyaman atau sebagai cara alami mereka untuk mencari ketenangan. 

Baca juga:  5 Cara Alami Mengatasi Batuk pada Anak Tanpa Efek Samping

Jika bayi masih mengonsumsi ASI, biarkan mereka menyusu sesuai kebutuhan. Bagi bayi yang sudah mengonsumsi susu formula atau MPASI, pastikan mereka tetap terhidrasi dengan baik. 

  • Gunakan Kompres 

Kemerahan dan sedikit pembengkakan di area suntikan adalah hal yang wajar setelah imunisasi. 

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, gunakan kain bersih yang telah dibasahi dengan air dingin, lalu tempelkan secara perlahan pada area yang terkena. 

Hindari penggunaan es atau kompres terlalu dingin karena dapat menyebabkan iritasi atau ketidaknyamanan tambahan pada kulit bayi yang sensitif.

  • Pastikan Bayi Beristirahat yang Cukup 

Setelah imunisasi, biarkan bayi beristirahat dengan nyaman. Jangan terlalu banyak menstimulasi mereka dengan aktivitas yang berlebihan.

Anda bisa memberikan pelukan, menggendong, atau mengayun dengan lembut. Ini dapat membantu menenangkan mereka. Sentuhan fisik seperti membelai atau mengusap punggung juga bisa memberikan rasa aman dan mengurangi stres pada bayi. 

  • Gunakan Obat Penurun Demam jika Diperlukan

Cara mengatasi bayi rewel setelah imunisasi DPT 1 berikutnya adalah memberikan obat penurun demam jika diperlukan.

Jika bayi mengalami demam tinggi atau sangat tidak nyaman setelah imunisasi, dokter mungkin akan merekomendasikan pemberian obat seperti paracetamol sesuai dosis yang aman untuk bayi.

  • Pakaikan Pakaian yang Nyaman dan Tipis 

Berikutnya, cara mengatasi bayi rewel setelah imunisasi DPT 1 yang bisa dilakukan adalah dengan memakaikan pakaian yang nyaman dan tipis.

Kenakan pakaian yang ringan dan nyaman pada bayi untuk membantu mengatur suhu tubuhnya, terutama jika mengalami demam ringan. Hindari pakaian yang terlalu tebal agar bayi tidak merasa gerah.

  • Gerakkan Lengan atau Kaki Bayi Sesekali Sehari 

Terakhir, cara mengatasi bayi rewel setelah imunisasi DPT 1 yang bisa Anda terapkan adalah menggerakan lengan atau kaki bayi.

Baca juga:  Cara Mengatasi Anak Bayi Batuk Pilek dan Pencegahannya

Setelah imunisasi, gerakkan lengan atau kaki bayi secara perlahan sesekali untuk membantu mengurangi rasa kaku dan nyeri di area suntikan.

Anda bisa menggerakkan lengan atau kaki bayi dengan lembut saat mengganti popok atau saat bermain agar bayi tetap merasa nyaman.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Meskipun efek samping ringan seperti demam dan rewel adalah hal yang umum, Anda perlu segera menghubungi dokter jika:

  • Demam bayi lebih dari 39°C dan tidak turun setelah diberi obat penurun panas.
  • Bayi mengalami kejang atau kehilangan kesadaran.
  • Bengkak dan kemerahan di area suntikan makin parah.
  • Bayi terus menangis tanpa henti selama lebih dari tiga jam.
  • Bayi menunjukkan tanda-tanda reaksi alergi seperti ruam, sesak napas, atau wajah membengkak.
Medi-Call: Layanan Perawat Bayi di Rumah

Itu dia informasi mengenai cara mengatasi bayi rewel setelah imunisasi DPT 1. Sebagai orang tua, wajar jika merasa khawatir saat bayi menjadi rewel setelah imunisasi DPT 1.

Jika Anda memerlukan dukungan lebih untuk merawat si Kecil setelah imunisasi, layanan perawat bayi dari Medi-Call bisa jadi andalan.

Segera panggil perawat bayi ke rumah dengan menghubungi WhatsApp Medi-Call atau lewat aplikasi Medi-Call sekarang juga!

Ditinjau oleh: dr. Stanislaus Ivanovich K

Referensi:

Spread the love
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Arsip