fbpx

Cara Pengobatan Penyakit Difteri yang Tepat Menambah Peluang Hidup

Bagikan artikel ini
  • 1
    Share

Cara pengobatan penyakit difteri yang tepat akan memberikan peluang kesembuhan untuk pasien.

Difteri merupakan salah satu penyakit menular yang berbahaya karena dapat menyebabkan kematian.

Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak, namun bukan berarti tidak dapat menyerang orang dewasa.

Setiap tahun selalu terjadi peningkatan wabah difteri di beberapa daerah negara Indonesia.

Salah satu upaya pencegahan tertular penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini adalah melalui pemberian vaksin difteri.

Meskipun begitu apabila difteri menyerang tubuh seseorang maka harus segera ditangani.

Adapun cara pengobatan penyakit difteri adalah dengan pemberian antibiotik.

Walaupun difteri dapat disembuhkan, namun akan menyebabkan kelumpuhan pada penderitanya.

Difteri

Difteri merupakan penyakit yang menyerang selaput lendir dan tenggorokan disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae dan Corynebacterium ulcerans.

Racun yang dikeluarkan oleh bakteri tersebut menyerang organ vital seperti jantung, ginjal, hati, saraf dan lainnya.

Penyakit menular ini merusak permukaan jaringan pada area pernapasan.

Pada umumnya difteri menyerang balita dan anak usia sekolah, namun bakteri ini juga dapat menyerang bayi hingga orang dewasa.

Bakteri Corynebacterium diphtheriae membutuhkan waktu 2 sampai 5 hari untuk berkembang biak dan menampilkan gejala yang diperlihatkan pada tubuh.

Adapun gejala yang ditimbulkan apabila terserang difteri, antara lain :

  • Demam tinggi disertai menggigil,
  • Sakit tenggorokan dan kesulitan menelan,
  • Badan terasa lemas dan mudah lelah,
  • Kesulitan bernafas sehingga nafas terasa cepat,
  • Batuk dan pilek,
  • Apabila sudah parah, maka gejala yang ditimbulkan adalah munculnya selaput putih yang menutupi tenggorokan dan amandel.

Difteri merupakan penyakit menular yang sangat berbahaya, karena penyakit bakteri ini dapat merusak saraf dan menyebabkan kematian.

Meskipun begitu, penyakit ini bisa sembuh apabila cara pengobatan penyakit difteri segera dilakukan dan ditangani oleh tenaga medis.

Walaupun pasien yang sembuh dari difteri akan mengalami kelumpuhan.

Cara Pengobatan Penyakit Difteri

Apabila pasien mengalami gejala penyakit difteri, maka segeralah panggil dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat serta pengobatan penyakit difteri oleh tenaga medis.

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Adapun cara pengobatan penyakit difteri yang umumnya dilakukan oleh dokter, antara lain :

  1. Pemeriksaan fisik terkait gejala yang ditimbulkan pasien
  2. Pengecekan laboratorium menggunakan sample lendir di tenggorokan dan hidung, serta bisul apabila ada pada tubuh pasien.
  3. Pasien difteri akan diisolasi di ruang perawatan rumah sakit untuk dipantau oleh dokter dan juga pemberian antibiotik maupun antitoksin.
  4. Pemberian antitoksin pada pasien bertujuan untuk menetralisir racun dari bakteri Corynebacterium diphtheriae. Sedangkan pemberian antibiotik untuk melawan kuman dan menyembuhkan infeksi. Dosis yang diberikan disesuaikan dengan tingkat keparahan pasien.
  5. Pengobatan penyakit difteri di rumah sakit pada umumnya berlangsung sekitar 2 minggu. Setelah itu pasien akan di cek laboratorium kembali.
  6. Apabila masih ditemukan bakteri Corynebacterium diphtheriae maka pemberian antibiotik akan dilanjutkan lagi oleh dokter.
  7. Bagi pasien yang memiliki membran abu – abu dalam tenggorokan, dokter akan menyarankan pengangkatan membran agar pasien tidak mengalami gangguan pernafasan.
  8. Sedangkan bagi pasien yang memiliki bisul, maka dokter akan menyarankan untuk membersihkan bisul yang ada kulit.
  9. Apabila bakteri telah menyerang bagian jantung dan saraf, maka orang terdekat pasien juga harus menjalani pemeriksaan untuk memastikan tidak tertular bakteri Corynebacterium diphtheriae.

Penyakit difteri merupakan wabah yang menakutkan, bahkan tergolong kejadian luar biasa (KLB).

Oleh sebab itu sangat penting menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit difteri.

Pencegahan penyakit difteri dapat dilakukan dengan pemberian vaksin difteri secara teratur atau mengikuti program pemerintah yang pada umumnya diadakan di fasilitas kesehatan terdekat atau sekolah.

Selain itu jaga daya tahan tubuh serta gunakan masker saat berkunjung ke pasien difteri untuk menurunkan resiko tertular penyakit ini.

vaksin di rumah, vaksinasi di rumah, pesan vaksin, vaksin rabies, vaksin VAR, vaksin SAR, vaksin meningitis, vaksin influenza, vaksin difteri, medi-call, medicall
Medi-Call: Layanan Vaksinasi di Rumah Anda

Apabila ditemukan gejala difteri segera hubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan karena hanya tenaga medis yang tahu cara pengobatan penyakit difteri yang tepat. 

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.