Ketahui Cara Penularan Infeksi Virus Corona di Sekitar Kita

Bagikan artikel ini

Cara penularan infeksi virus corona dapat menyebar melalui udara.

Novel Corona Virus (nCoV) atau biasa disebut dengan virus corona memiliki bentuk bulat dan berdiameter sekitar 100-120 nm (nanometer).

Corona memiliki gejala yang tidak jauh berbeda dengan penyakit biasa seperti influenza, antara lain:

Waspada Corona, Corona Virus, Medicall, Medi-Call
Medi-Call: Layanan Tenaga Medis ke Rumah Anda
  • Demam Tinggi

Ketika seseorang telah terjangkit salah satu dari berbagai cara penularan infeksi virus corona, maka demam akan terjadi.

Demam tinggi merupakan suatu tanda bahwa imun tubuh sedang aktif melawan virus.

Maka dari itu, ketika virus corona menyerang suhu tubuh meningkat hingga 38°C.

  • Batuk

Salah satu gejala lainnya adalah batuk, corona merupakan gangguan pernapasan yang dapat menyebabkan batuk-batuk pada penderitanya.

  • Sesak Nafas

Gejala ini muncul akibat virus corona dapat mengakibatkan infeksi paru-paru dan menyebabkan sesak nafas.

Untuk memastikan seseorang terjangkit virus corona harus melalui pemeriksaan dokter.

Cara Penularan Infeksi Virus Corona

Penyakit corona sangat menular dan berbahaya, oleh sebab itu pencegahan sejak dini sangat dibutuhkan.

Selain vaksin, virus ini dapat dicegah dengan menghindari beberapa hal berikut ini:

Baca juga:  Berikut Macam-Macam Penyakit Anak yang Disebabkan Oleh Virus

  • Bersin

Cara penularan infeksi virus corona yang pertama dan paling umum adalah bersin.

Hal ini berlaku ketika seseorang yang terinfeksi virus corona menyebarkan partikel bersin dan mengenai orang disekitarnya.

Seperti flu pada umumnya, virus-virus ini dapat berpindah dari satu orang ke orang lainnya lewat partikel-partikel kecil bersin yang menempel pada kulit.

Maka dari itu, selalu waspada ketika seseorang bersin dari jarak dekat dan gunakan masker agar tidak terkena partikel-partikel bersin.

  • Batuk

Cara penularan infeksi virus corona sangat mudah yaitu melalui udara ketika seseorang batuk.

Namun, hasil yang dikeluarkan dapat berbeda, bisa berupa lendir atau cairan (ludah) dari tenggorokan.

Bahkan ketika cairan dari batuk seseorang yang terjangkit virus corona dibuang ke tanah, masih tetap berbahaya dan dapat menginfeksi seseorang.

Dengan menggunakan masker, Anda telah mencegah tersebarnya virus dari lendir atau cairan yang dihasilkan batuk seseorang.

  • Konsumsi Makanan Terkontaminasi

Virus corona beredar akhir-akhir ini juga berasal dari makanan yang terkontaminasi.

Hal tersebut dapat terjadi saat hewan yang dijadikan bahan makanan telah terinfeksi virus corona.

Hewan seperti ular, kelelawar, anjing, babi, ayam atau sapi mempunyai potensi yang tinggi untuk terjangkit virus corona.

Berhati-hati dalam memilih bahan makanan menjadi hal yang penting agar terbebas dari virus corona.

  • Kontak Fisik

Virus corona sangat berbahaya dan sangat mudah menyebar.

Menjalin kontak fisik seperti bersentuhan atau melakukan kegiatan dengan penderita corona tanpa masker serta pelindung merupakan tindakan yang berbahaya.

medi-chat, medi-call, medicall, konsultasi dokter, dokter konsultasi, konsultasi dengan dokter
Medi-Chat: Gratis Tanya Dokter Di Aplikasi Medi-Call

Mencegah Infeksi Virus Korona

Sampai dengan hari ini belum ada teknologi atau obat untuk menyembuhkan virus korona.

Pencegahan sejak dini merupakan cara paling efektif untuk mencegah infeksi virus korona.

Salah satu upaya pencegahan adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh agar kuat melawan virus.

Perkuat tubuh dengan pemberian vaksinasi seperti vaksin influenza, vaksin meningitis, vaksin penumonia dll.

Jangan lupa untuk melakukan olahraga secara teratur, cukupi kebutuhan vitamin harian Anda agar imun tubuh semakin kuat untuk menghadapi virus-virus.

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog
DMCA.com Protection Status