Cancer Awareness Week: Kanker Prostat

Apa saja penyebab dan pencegahan dari penyakit kanker prostat? Baca lebih lanjut untuk penanganan dini kepada anggota keluarga Anda sebelum terlambat.

Pertama-tama, pria mempunyai kelenjar prostat yang merupakan kelenjar kecil di area panggul.

Area panggul merupakan bagian dari sistem reproduksi.

Letak kelenjar tersebut berada di bawah kandung kemih, di depan rektum.

Apa itu Kanker Prostat?

Kanker prostat adalah sel kanker yang tumbuh di daerah kelenjar prostat.

Kanker ini terjadi ketika kelenjar prostat mengalami proses permutasian dan mulai berkembang secara tidak normal.

Sel ini dapat menyebar secara metastasis (penyebaran kanker dari suatu organ tubuh ke organ tubuh lain) dari kelenjar prostat ke bagian tubuh lainnya.

Proses metastasis biasanya tumbuh secara perlahan dan penyebarannya ke kelenjar getah bening dan jaringan tulang.

Gejala Ringan

  • Sering buang air kecil di malam hari dan nyeri ketika buang air kecil
  • Rasa nyeri saat ejakulasi atau berhubungan seksual
  • Ada bercak darah di urin atau air mani
  • Ada perasaan bahwa kantung kemih selalu terasa penuh
  • Susah mengejan untuk mengeluarkan urin

Gejala Parah

  • Kelumpuhan pada tubuh di bagian bawah
  • Berat badan menurun
  • Berkurang atau menghilangnya selera makan
  • Nyeri atau kaku pada tulang punggung bagian bawah, pinggul, dan/atau paha
  • Rasa mual dan muntah

Gejala-gejala tersebut selayaknya sudah memberikan pertanda bahwa seseorang harus mengecek ke dokter untuk ditindaklanjuti secepat mungkin sebelum terlambat.

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Kanker ini memiliki 4 tahapan stadium berdasarkan keseriusan dan seberapa ganas sel kanker tersebut.

Stadium Kanker Prostat

Stadium 1: Kanker hanya ada di dalam prostat dan ukurannya masih sangat kecil. Pertumbuhan abnormal belum dapat diraba melalui anus.

Stadium 2: Kanker membesar namun masih berada di dalam kelenjar prostat. Pertumbuhannya sudah bisa dirasakan melalui perabaan dari anus.

Stadium 3: Kanker sudah menyebar ke jaringan sekitarnya seperti urethra atau seminal vesicle.

Stadium 4: Penyebaran kanker sudah ke organ lain seperti ke kandung kemih, tulang, dan/atau nodus limfa.

Penyebab Kanker Prostat

  • Faktor genetika dan usia

Kondisi genetika pada manusia tertentu bisa meningkatkan risiko timbulnya pertumbuhan kanker prostat.

Para dokter menganggap bahwa penyakit tersebut timbul ketika beberapa sel prostat menjadi tidak normal.

Risiko untuk mengidap penyakit ini akan semakin tinggi jika Anda memiliki saudara pengidap kanker prostat atau pengidap kanker payudara.

  • Mutasi sel yang tidak normal

Proses mutasi sel yang abnormal akan membuat sel tumbuh sangat cepat dibanding sel yang normal.

Pada saat sel normal mati, maka sel yang memiliki potensi kanker ini tidak akan mati.

Kumpulan sel-sel abnormal akan membentuk sebuah kanker yang tumbuh dan menyerang jaringan yang ada di sekitar kelenjar prostat.

Beberapa faktor risiko yang memungkinkan untuk munculnya mutasi sel abnormal ini adalah: lanjut usia, riwayat keluarga dengan pengidap kanker prostat atau kanker payudara, dan obesitas.

Pencegahan Kanker Prostat

  • Selalu melakukan olahraga secara rutin

Melakukan olahraga secara rutin bisa meningkatkan kualitas kesehatan.

Selain meningkatkan kualitas kesehatan, Anda juga bisa mengurangi risiko terkena penyakit kanker prostat dengan tidak berada dalam kondisi berat badan yang obesitas.

  • Konsumsi sayur, buah-buahan, dan nutrisi Lycopene

Sayuran dan buah buahan ini mempunyai banyak kandungan vitamin dan mineral yang sangat baik bagi kesehatan.

Salah satu nutrisi yang terkandung di dalam yaitu lycopene yang bermanfaat untuk melakukan mengurangi risiko terkena kanker prostat.

Cobalah membiasakan diri untuk mengurangi asupan makanan yang berlemak tinggi dan kurangi penggunaan suplemen.

Ketika tanda-tanda kanker prostat mulai terasa, lebih baik segera konsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan.

Deteksi dini penyakit ini sangat penting agar lebih mudah ditangani.

Deteksi Kanker Prostat

  • Digital Rectal Examinations (DRE)

Tes DRE ini dilakukan oleh tenaga medis dengan cara memeriksa bagian dubur untuk merasakan adanya perubahan dalam permukaan kelenjar prostat.

  • Prostate Specific Antigen (PSA)

Tes PSA ini berguna untuk mengukur kadar protein dalam darah.

Hal ini  bisa muncul karena kelenjar prostat menghasilkan zat protein yang disebut dengan PSA.

Semakin tinggi kadar protein yang dihasilkan oleh kelenjar prostat di dalam tubuh, maka akan semakin tinggi pula risiko untuk terkena kanker prostat.

Kadar protein yang tinggi dalam darah juga bisa berarti adanya kelainan berupa prostat jinak atau karena adanya infeksi saluran kemih.

Jika tes PSA dilakukan secara rutin setiap tahun, maka Anda akan melakukan cara terbaik untuk mendeteksi kanker prostat sebelum terlambat.

Jangan patah semangat!

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Jangan menunda kunjungan Anda ke dokter. Aplikasi Medi-Call selalu tersedia untuk Anda pakai kapan pun dan di mana pun.

Para tenaga medis yang telah bergabung menjadi partner dokter Medi-Call bisa segera datang ke lokasi Anda.

Dokter tersebut bisa hadir di samping Anda dan mengecek gejala-gejala yang Anda curigai karena semakin lama Anda menunggu, semakin sulit menyembuhkan kanker prostat yang diderita.

Gejala-gejala yang Anda rasakan tidak serta merta berujung ke kanker prostat. Bisa berarti gejala tersebut mengacu kepada gangguan prostat jinak.

Namun kemungkinan bahwa gangguan kanker prostat jinak bisa menjadi ganas, cepat atau lambat.

Sumber

http://www.wcrf.org/int/cancer-facts-figures/data-specific-cancers/prostate-cancer-statistics

http://www.who.int/gho/ncd/mortality_morbidity/cancer_text/en/

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Arsip