Bunda Sering Rewel dan Menangis Merupakan Gejala kolik pada bayi

Gejala kolik pada bayi dapat dihindari dengan memperhatikan beberapa faktor seperti berikut ini.Gangguan pencernaan atau kolik rentan menyerang bayi berusia 2 minggu hingga 4 bulan.Salah satu faktor penyebabnya adalah karena bayi merasa stress saat beradaptasi dengan lingkungan baru.Meskipun kolik bukanlah suatu kondisi yang berbahaya, namun gejala kolik pada bayi dapat sangat mengganggu sehingga membuat si kecil menjadi rewel.
baby care, baby care medi-call, jasa baby care, cari baby care, medi-call, medicall, perawat bayi, perawat bayi baru lahir, baby spa, baby massage, perawatan tali pusat, tali pusat bayi
Medi-Call: Layanan Baby Care Ke Rumah Anda

Gejala Kolik Pada Bayi

Pada umumnya gejala kolik ditandai dengan tangisan secara terus menerus dan sulit untuk ditenangkan. Sebagaimana pada orang dewasa, gangguan pencernaan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, sehingga membuat si kecil menjadi semakin rewel. Selain itu, kondisi ini juga dapat membuat pada ibu atau perawat menjadi kebingungan karena si kecil belum dapat mengutarakan apa yang dirasakannya.Beberapa gejala kolik pada bayi dapat dilihat dari beberapa hal, antara lain:
  • Muntah-Muntah

Gejala kolik pada bayi pertama adalah muntah-muntah karena cincin otot yang berfungsi sebagai katup pada kerongkongan belum dapat bekerja secara sempurna.

Pada saat si kecil menerima asupan seperti susu, asam lambung dari makanan tersebut kembali karena fungsi cincin otot seperti katup pada kerongkongan bagian bawah belum sempurna.

Katup tersebut  akan berfungsi sempurna pada usia 4-5 bulan hingga satu tahun.

  • Menangis Terus Menerus

Menangis secara terus menerus bisa menjadi gejala kolik pada bayi lainnya.

Tangisan sang buah hati dapat berlangsung dalam jangka waktu lama dibarengi dengan mengangkat kedua tangan dan kaki ketika menangis disertai wajah yang kemerahan. 

  • Batuk Berdahak

Ketika si kecil menangis terlalu keras dan berlangsung lama, membuat si buah hati akan batuk.

Pada beberapa kasus sang buah hati juga mengeluarkan dahak, hal tersebut membuat tenggorokan si kecil menjadi sakit.

Banyak faktor yang menjadi penyebab kolik, antara lain alergi protein susu sapi, intoleransi laktosa dan refluks gastroesofagus.
Baca juga:  Ketahui Lebih Lanjut mengenai Kolik dan Penyebab Buah Hati Menangis

Mengatasi Kolik Pada Bayi

Untuk mengatasi gejala kolik pada bayi ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang tua di rumah, seperti:
  • Kurangi pemberian protein susu sapi

Salah satu upaya pencegahan untuk mengatasi kolik adalah menghentikan asupan makanan atau minuman dengan kandungan protein susu sapi.

Hal tersebut dikarenakan protein pada susu sapi lebih sulit dicerna oleh tubuh.

Selain itu kandungan protein pada susu sapi dapat menyebabkan alergi untuk beberapa bayi.

  • Cukupi kebutuhan ASI bayi

Umumnya bayi membutuhkan asupan ASI setiap 2 jam sekali, untuk mencegah gejala kolik pastikan para ibu memberikan ASI tepat waktu.

  • Rutin melakukan baby spa atau baby gym

Baby spa atau baby gym sangat direkomendasikan untuk merangsang perkembangan dan pertumbuhan bayi.

Treatment baby spa yang dilakukan oleh tenaga profesional seperti bidan dapat mengoptimalkan manfaat baby spa dan membuat tubuh menjadi rileks.

  • Mencari bantuan profesional untuk merawat bayi

Perawat bayi profesional merupakan pilihan tepat bagi ibu yang baru melahirkan.

Selain membantu mengurus bayi, perawat bayi juga dapat memberikan contoh bagaimana merawat bayi baru lahir yang tepat.

medi-call, medicall, dokter ke rumah, perawat ke rumah, bidan ke rumah, fisioterapi ke rumah, perawat luka, perawat bayi, perawat home care, perawat lansia, infus vitamin c, vitamin c, vaksin
Medi-Call: Layanan Tenaga Medis Ke Lokasi Anda
Untuk mendapatkan layanan perawat bayi ke rumah dapat melalui aplikasi Medi-Call, atau langsung menghubungi customer service Medi-Call.

Artikel Terkait

Arsip