Pertolongan Pertama Stroke yang Tepat Saat Ada Pasien Stroke

Apabila Anda mencurigai atau melihat seseorang terkena serangan stroke, jangan panik! Lakukan pertolongan pertama stroke dengan cara berikut agar peluang pulihnya meningkat.Stroke merupakan penyakit yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, sehingga dapat menyebabkan kerusakan otak dan berbagai komplikasi serius. Saat stroke, otak dapat menahan kekurangan oksigen selama sekitar tiga hingga enam menit, namun hal ini bervariasi dari satu orang ke orang lain. Jika otak tidak menerima oksigen lebih dari jangka waktu tersebut, hal ini dapat menyebabkan kerusakan serius dan tidak dapat diperbaiki.Oleh karena itu, waktu adalah hal yang sangat penting pada pasien stroke, melakukan deteksi dini dan pertolongan pertama stroke yang tepat dapat meminimalisir kerusakan otak serta meningkatkan peluang pemulihan pasien.
Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda
Medi-Call: Layanan Kesehatan di Lokasi Anda

Gejala Stroke

Gejala stroke dapat muncul secara tiba-tiba dan bervariasi tergantung pada bagian otak yang terkena. Meskipun mungkin Anda merasa panik dan kalang kabut, cobalah untuk mengingat dan memperhatikan dengan seksama pasien tersebut.Apakah pasien tersebut memiliki beberapa gejala stroke seperti di bawah ini:
  • Wajah tiba-tiba turun sebelah

Salah satu sisi wajah terlihat turun atau mati rasa, seperti saat mencoba tersenyum.

  • Lengan atau kaki tiba-tiba lemas

Salah satu lengan atau kaki tiba-tiba terasa lemas atau lemah, dan sulit untuk diangkat.

Biasanya salah satu lengan pasien akan lebih rendah ketika kedua tangannya diangkat.

  • Kesulitan berbicara

Pasien stroke mungkin akan secara tiba-tiba berbicara dengan cara yang tidak jelas dan sulit dimengerti.

Pasien juga akan kesulitan untuk mengulangi kalimat sederhana.

  • Bingung atau tidak dapat memahami

Pasien mengalami kebingungan atau kesulitan memahami apa yang dikatakan orang lain.

  • Sakit kepala yang parah

Pasien merasakan sakit kepala yang parah secara tiba-tiba, yang berbeda dari sakit kepala biasa.

  • Gangguan penglihatan

Pasien mengalami penglihatan kabur atau ganda di salah satu atau kedua mata.

  • Kesulitan berjalan

Pasien stroke biasanya mengalami kesulitan berjalan atau menjaga keseimbangan.

Ciri ciri gejala demam berdarah
Medi-Call: Layanan Panggil Dokter ke Rumah

Pertolongan Pertama Stroke

Penting untuk diingat bahwa pertolongan pertama stroke yang tepat dan cepat dapat menyelamatkan nyawa dan meningkatkan peluang pemulihan pasien.Meskipun orang tersebut hanya mengalami satu atau dua gejala yang disebutkan, atau gejalanya tampak ringan, sebaiknya segera dapatkan perawatan medis darurat. Keterlambatan penanganan dapat mempengaruhi jenis pengobatan yang diberikan dokter untuk stroke dan meningkatkan risiko kecacatan.Jika Anda mencurigai atau melihat seseorang mengalami stroke, jangan panik, lakukan pertolongan pertama stroke berikut ini:
  • Segera hubungi ambulans

Pertolongan pertama stroke yang harus dilakukan adalah segera hubungi layanan medis darurat atau bawa pasien ke rumah sakit terdekat.

  • Catat waktu

Catat waktu saat gejala stroke pertama kali muncul.

Informasi ini penting untuk membantu dokter dalam menentukan pengobatan yang tepat.

  • Posisikan pasien dengan nyaman

Posisikan pasien dengan nyaman sebagai pertolongan pertama stroke.

Jika memungkinkan, posisikan mereka berbaring miring dengan kepala sedikit terangkat dan ditopang untuk berjaga-jaga jika mereka muntah.

Hindari menggerakkan pasien secara berlebihan jika ada kemungkinan cedera leher.

  • Longgarkan pakaian pasien

Longgarkan pakaian pasien yang ketat, terutama di sekitar leher dan dada saat pertolongan pertama stroke.

  • Perhatikan tanda-tanda vital

Pantau pernapasan, denyut nadi, dan tekanan darah pasien.

  • Jangan berikan obat apa pun

Jangan berikan obat apa pun kepada pasien, termasuk obat pereda nyeri, tanpa instruksi dari dokter.

  • Tetap tenang dan temani pasien

Tetaplah tenang dan temani pasien saat pertolongan pertama stroke untuk memberikan rasa nyaman dan dukungan.

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Arsip