Cari Tahu Penyebab Lansia Sering Buang Air Kecil

Bagikan artikel ini

Penyebab lansia sering buang air kecil dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah kelainan struk kandung kemih. 

Seiring dengan bertambahnya usia seseorang, maka fungsi tubuh akan semakin menurun terutama jika telah menginjak usia 60-74 tahun.

Pada usia tersebut seseorang telah disebut sebagai lanjut usia menurut World Health Organization (WHO). 

Lansia memiliki beberapa masalah utama seperti berkurangnya waktu serta kualitas tidur, jumlah makanan atau minuman yang dikonsumsi berkurang, menurunnya fungsi organ tubuh serta kemampuan fisik dan terganggunya kebiasaan buang air.

Buang air terlalu sering merupakan salah satu gangguan yang paling merepotkan.

Penyebab lansia sering buang air kecil berkaitan langsung dengan fungsi tubuh.

Untuk itu, berkonsultasi dengan dokter merupakan hal yang paling tepat serta memanggil perawat untuk lansia dengan cara menghubungi call center Medi-Call atau menggunakan aplikasi Medi-Call.

panggil perawat home care, panggil perawat lansia, perawat home care, perawat lansia, perawat orang tua, perawat lansia stroke, stroke, caregiver, care giver
Medi-Call: Layanan Perawat Lansia Ke Rumah Anda

Penyebab Lansia Sering Buang Air Kecil

Buang air terlalu sering tidak terjadi tanpa adanya sebab.

Maka dari itu berikut adalah penyebab lansia sering buang air kecil, antara lain:

  • Otot Panggul Mengendur

Penyebab lansia sering buang air kecil yang pertama adalah terjadinya pengenduran pada otot panggul sehingga terjadi kebocoran urine.

Pada umumnya seseorang dengan usia diatas 50 tahun akan mengalami inkontinensia.

Inkontinensia merupakan kondisi dimana seseorang kesulitan untuk menahan buang air kecil sehingga urine bisa keluar tanpa disadari atau biasa disebut dengan mengompol.

Kondisi tersebut tidak berbahaya, akan tetapi bisa memberikan dampak buruk pada sisi psikologis dan kehidupan sosial lansia.

Lansia menjadi tidak percaya diri serta semakin terbatasnya aktivitas akibat inkontinensia.

Solusi untuk masalah ini adalah menggunakan popok dewasa yang dapat menggantikan fungsi toilet.

Popok ini membuat nyaman lansia karena dapat beraktivitas dengan leluasa tanpa harus khawatir dengan kebocoran urine.

  • Kandung Kemih Tertekan

Penyebab lansia sering buang air kecil sehingga mengompol adalah kandung kemih yang tertekan pada saat batuk, bersin, tertawa keras atau mengangkat barang berat.

Otot saluran kemih yang terlalu lemah untuk menahan urine karena tekanan seperti kondisi-kondisi tersebut.

Melemahnya otot saluran kemih disebabkan oleh berbagai faktor antara lain proses persalinan normal, berat badan berlebih (obesitas) atau komplikasi pasca operasi.

  • Otot Kandung Kemih Berkontraksi Secara Berlebihan

Penyebab lansia sering buang air kecil lainnya adalah otot kandung kemih yang berkontraksi secara berlebihan.

Kondisi tersebut disebabkan oleh konsumsi kafein, soda, alkohol dan pemanis buatan secara berlebihan.

Tidak hanya itu, infeksi saluran kemih, sembelit (sulit buang air besar) dan gangguan saraf seperti stroke atau cedera saraf tulang belakang dapat menjadi penyebab lainnya.

  • Tersumbatnya Saluran Kemih

Penyebab selanjutnya adalah retensi urine yang kronis akibat kandung atau saluran kemih tersumbat sehingga jalan keluarnya urine terganggu.

Penyumbatan ini terjadi karena kelenjar prostat, tumor/batu pada kandung kemih membesar atau susah buang air besar berkepanjangan.

Lansia bisa buang air kecil dalam jumlah sedikit akan tetapi sering karena kandung kemih tidak dapat benar-benar dalam kondisi kosong.

  • Kelainan Struk Kandung Kemih

Kondisi ini merupakan golongan parah karena kelainan ini menyebabkan kandung kemih tidak mampu menampung urine sehingga lansia mengompol terus-menerus.

Kelainan struktur kandung kemih lainnya adalah saraf tulang belakang cedera , adanya lubang di antara kandung kemih dan organ sekitarnya seperti vagina.

Ketika masalah-masalah tersebut datang, tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter dengan tujuan mencegah terjadinya komplikasi atau keadaan yang semakin memburuk.

Gejala Terserang Inkontinensia

Terdapat beberapa gejala jika lansia sudah terserang inkontinensia atau tidak dapat menahan buang air kecil, antara lain:

  • Tubuh terasa lemas
  • Bagian tubuh tertentu sering kesemutan
  • Cara berjalan terganggu
  • Kemampuan bicara terganggu
  • Penglihatan mulai kabur
  • Buang air besar tidak bisa ditahan
  • Kesadaran menurun
panggil perawat home care, panggil perawat lansia, perawat home care, perawat lansia, perawat orang tua, perawat lansia stroke, stroke
Medi-Call: Layanan Perawat Home Care Ke Rumah Anda

Setelah mengetahui gejala-gejalanya, maka tindakan pengobatan dapat dilakukan oleh dokter.

Orang terdekat lansia juga harus memantau kondisinya di rumah serta menjadi pendukung agar dapat sembuh.

Apabila muncul gejala abnormal pada lansia jangan ragu untuk langsung berkonsultasi dengan dokter.

Dapatkan layanan dokter 24 jam langsung di rumah Anda, melalui aplikasi Medi-Call.

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog
DMCA.com Protection Status