Ketahui Cara Pemberian Vaksin PCV yang Benar

Bagikan artikel ini

Mengetahui cara pemberian vaksin PCV yang baik dan benar dapat membantu mengurangi risiko efek samping vaksin yang berbahaya bagi tubuh.

Pemberian vaksin PCV adalah untuk mengurangi risiko infeksi dari bakteri streptococcus pneumoniae yang sangat berbahaya bagi tubuh.

Infeksi bakteri ini dapat menyebabkan pneumonia yaitu kondisi di mana kantung udara pada paru-paru terdapat cairan sehingga penderita mengalami batuk berdahak dan sesak nafas.

Pneumonia menyerang siapa saja dari segala usia, namun bayi, anak kecil dan lansia merupakan kelompok usia yang mendapatkan dampak paling serius dari infeksi pneumonia.

Infeksi pneumonia dapat menyebabkan resiko penyakit lain dalam tubuh seperti keracunan darah, meningitis dan pada kasus terburuk bisa mengakibatkan kerusakan otak hingga kematian.

Baca juga:  Fungsi Vaksin PCV untuk Mencegah Berbagai Macam Penyakit

Oleh karena itu penting untuk mendapatkan vaksinasi PCV dapat membantu mengurangi resiko infeksi pneumonia.

Layanan vaksinasi PCV dengan dokter Medi-Call di rumah bisa Anda dapatkan melalui aplikasi Medi-Call atau menghubungi Call-Center 24 Jam sehingga tidak perlu repot pergi ke rumah sakit.

vaksin di rumah, vaksinasi di rumah, pesan vaksin, vaksin rabies, vaksin VAR, vaksin SAR, vaksin meningitis, vaksin influenza, vaksin difteri, medi-call, medicall
Medi-Call: Layanan Vaksin di Rumah Anda
Gejala

Cara Pemberian Vaksin PCV

Cara pemberian vaksin PCV berbeda-beda tergantung jenis serta usia penerima vaksin.

Terdapat dua jenis vaksin PCV yaitu PPSV23 dan PCV13. 

Cara pemberian vaksin PCV13 adalah untuk anak-anak di bawah dua tahun, vaksin ini berguna untuk melindungi tubuh dari tiga belas jenis bakteri penyebab pneumonia.

Cara pemberian vaksin PCV13 adalah dengan melakukan vaksinasi sebanyak empat kali saat anak berusia dua bulan, empat bulan, enam bulan dan satu tahun.

Panjang jarum untuk anak-anak penerima vaksin PCV13 biasanya lebih kecil dari orang dewasa serta cara pemberian vaksin PCV ini disuntikan di otot paha.

Ini dikarenakan otot paha memiliki jaringan lemak serta peredaran darahnya tidak terlalu banyak sehingga mengurangi rasa nyeri saat disuntik.

Sedangkan cara pemberian vaksin PCV jenis PPSV23 direkomendasikan untuk orang berusia enam puluh lima tahun ke atas atau orang yang memiliki masalah kesehatan kronis seperti penyakit jantung, hati, gagal ginjal dan diabetes.

Baca juga:  Cegah Pneumonia dengan Vaksin Pneumonia Untuk Lansia

Namun orang berusia sembilan belas hingga enam puluh empat tahun sebaiknya juga mendapatkan vaksinasi PPSV23 guna mencegah infeksi pneumonia dalam tubuh.

Vaksin PPSV23 dapat membantu melindungi tubuh dari dua puluh tiga jenis bakteri penyebab pneumonia dan cara pemberian vaksin PCV ini adalah sebanyak satu kali, disuntikkan di bagian lengan tubuh.

Cara pemberian vaksin PCV yang baik adalah yang tidak melebihi tanggal kadaluarsa, vaksin tidak mengalami perubahan warna.

Pemberian vaksin PCV juga sebaiknya tidak dilakukan kepada ibu hamil dan menyusui, sedang demam, serta memiliki alergi terhadap kandungan dalam vaksin PCV.

Ini dikarenakan pemberian vaksin terhadap orang-orang tersebut dapat berakibat fatal bagi tubuh seperti kelumpuhan.

Cara pemberian vaksin PCV umumnya tidak menimbulkan efek samping yang serius, namun pada beberapa kasus dapat menyebabkan demam, kemerahan serta bengkak pada tempat suntik.

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Apabila Anda mengalami gejala tersebut dan tidak kunjung membaik setelah berhari-hari setelah vaksinasi sebaiknya segera hubungi dokter.

Layanan panggil dokter Medi-Call ke rumah bisa didapatkan melalui aplikasi Medi-Call atau menghubungi Call-Center 24 Jam sehingga Anda tidak perlu pergi ke luar.

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog
DMCA.com Protection Status
Medi-Call konsultasi infus vaksin vitamin di rumah