Cara Mengatasi Keracunan Makanan Menggunakan Bahan Alami

Cara mengatasi keracunan makanan menggunakan bahan-bahan alami dapat menjadi salah satu alternatif yang mudah dilakukan untuk membantu meringankan gejala keracunan ringan.Makanan yang sudah tercemar oleh bakteri seperti Salmonela, Eschericia Coli (E.coli) dapat memicu keracunan pada makanan.Selain bakteri, zat-zat lain berbahaya yang tercemar dalam suatu makanan juga dapat menyebabkan seseorang keracunan saat mengkonsumsinya.Bagi Anda yang terbiasa membeli makanan diluar sebaiknya harus berhati-hati, sebab kita tidak tahu dengan pasti bahan seperti apa yang mereka gunakan dan bagaimana proses pembuatan makanan tersebut.Meskipun makanan yang diolah sendiri di rumah sudah terjamin kebersihanya, namun jika tidak disimpan dan diolah dengan baik tentunya memiliki resiko tercemar bakteri jahat dan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh.
Baca juga:  Tips Aman Hindari Terkena Alergi Makanan Saat Liburan

Keracunan Makanan

Keracunan Makanan merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh bakteri yang berada pada makanan.Bakteri ini berbahaya bagi tubuh manusia dan dapat menimbulkan keracunan.Berikut ini faktor-faktor yang menyebabkan makanan terkontaminasi bakteri atau zat berbahaya:
  1. Makanan yang sudah basi atau kedaluwarsa;
  2. Makanan yang tidak dimasak sampai matang;
  3. Menyimpan makanan di udara terbuka atau tidak di dalam kulkas;
  4. Makanan yang disentuh oleh orang yang sedang sakit.
Apabila Anda mengalami keracunan makanan, segera berkonsultasi menggunakan aplikasi panggil dokter agar segera mengetahui cara mengatasi keracunan makanan di rumah.
medi-call, medicall, dokter ke rumah, perawat ke rumah, bidan ke rumah, fisioterapi ke rumah, perawat luka, perawat bayi, perawat home care, perawat lansia, infus vitamin c, vitamin c, vaksin
Medi-Call: Tenaga Medis ke Rumah Anda

Cara Mengatasi Keracunan Makanan

Pada umumnya, gejala keracunan makanan akan muncul beberapa menit hingga beberapa jam setelah mengkonsumsi makanan tertentu.Gejala yang ditimbulkan juga bermacam-macam mulai dari kategori ringan hingga berat, seperti mual, muntah, gatal, diare dan lainnya.Bahkan pada beberapa kasus keracunan makanan memerlukan bantuan medisOleh karena itu cara mengatasi keracunan makanan harus tepat sesuai dengan tingkat keparahannya.Adapun cara mengatasi keracunan makanan di rumah menggunakan bahan alami, antara lain:
  • Teh

Teh merupakan minuman mengandung kafein yang memiliki banyak khasiat, satu cangkir teh yang dicampur madu dipercaya mampu melawan kuman dan bakteri dalam tubuh.

  • Lemon

Lemon terbukti memiliki kandungan anti bakteri dan anti inflamasi.

Selain itu lemon memiliki sifat asam untuk melawan bakteri dalam tubuh, sehingga lemon mengkonsumsi lemon dipercayai sebagai salah satu cara mengatasi keracunan makanan.

  • Yogurt

Yogurt mengandung mikroorganisme yang dapat menyembuhkan masalah pencernaan seperti muntah dan sakit perut.

  • Jahe

Jahe terbukti sangat ampuh untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan termasuk dapat menjadi cara mengatasi keracunan makanan yang ampuh.

Jahe dapat menghangatkan tubuh sehingga mengurangi rasa mual serta memberikan sensasi hangat di tenggorokan. Jahe juga dipercaya mampu melancarkan pencernaan.

  • Pisang

Pisang merupakan buah dengan kandungan kalium.

Campuran pisang dan apel dipercaya mampu menghambat pertumbuhan bakteri dalam tubuh.

  • Basil

Jus yang dihasilkan dari ekstrak daun basil ditambah madu dan sejumput garam, merica yang dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari mampu melawan mikroorganisme akibat keracunan makanan sehingga tubuh terasa lebih nyaman.

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda
Meskipun gejala keracunan ringan dapat diatasi dengan bahan-bahan alami seperti yang sudah dijelaskan di atas.Namun korban keracunan makanan harus segera mendapatkan pertolongan, karena gejala keracunan berat dapat membahayakan nyawa seseorang.Segera pergi ke dokter apabila Anda mengalami gejala keracunan makanan untuk mendapat pertolongan dan penanganan yang tepat.
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Arsip