Bagikan artikel ini

Mendapatkan vaksin influenza untuk anak dapat membantu mencegah infeksi bakteri dan virus dalam tubuh penyebab flu.

Influenza atau biasa disebut flu merupakan infeksi virus yang dapat menyerang siapa saja mulai dari anak-anak hingga lansia, terlebih jika sistem imun tubuh sedang menurun.

Anak-anak dibawah umur lima tahun rentan terkena flu dan membutuhkan perawatan intensif untuk menanganinya.

Ini disebabkan sistem imun anak belum sepenuhnya terbentuk sehingga kurang efektif untuk melawan virus penyebab berbagai macam penyakit seperti flu.

Selain itu, flu juga dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi penyakit seperti pneumonia, dehidrasi, asma, sinus, infeksi kuping hingga kematian.

Pusing, batuk, hidung berair, bersin, dan kelelahan yang tidak kunjung membaik setelah beberapa hari merupakan gejala flu yang perlu Anda waspadai.

Apabila anak Anda memiliki gejala seperti di atas sebaiknya segera hubungi dokter.

Anda bisa menggunakan aplikasi Medi-Call untuk berkonsultasi dengan dokter anak Medi-Call atau hubungi Call-Center 24 Jam untuk layanan panggil dokter ke rumah.

dokter ke rumah, panggil dokter ke rumah
Medi-Call: Layanan Dokter ke Rumah Anda

Vaksin Influenza Untuk Anak

Vaksin influenza untuk anak bekerja kurang lebih dua minggu setelah vaksinasi dilakukan.

Terdapat 2 jenis vaksin influenza untuk anak sesuai dengan usia yang bisa Anda dapatkan untuk buah hati.

Berikut ini beberapa jenis vaksin influenza untuk anak yang perlu Anda ketahui:

 

  • Vaksin Suntik

Jenis vaksin influenza untuk anak yang pertama adalah vaksin suntik.

Vaksin ini dikhususkan untuk anak-anak usia enam bulan ke atas. 

Anak-anak usia enam bulan hingga delapan tahun membutuhkan setidaknya dua dosis vaksin influenza dengan jarak antar vaksin kurang lebih dua minggu.

Vaksin jenis suntik memiliki beberapa efek samping seperti kemerahan dan bengkak pada tempat yang disuntik, serta sakit kepala.

  • Vaksin Semprot

Vaksin semprot merupakan jenis vaksin influenza untuk anak lainnya yang perlu diketahui.

Vaksin ini diberikan untuk anak berusia dua hingga tujuh belas tahun dengan cara menyemprotkan vaksin ke setiap lobang hidung secara cepat.

Vaksin bisa tetap diberikan meskipun anak mengalami hidung berair, bersin maupun pilek.

Muntah, bersin, hidung berair, demam dan nyeri otot merupakan efek samping dari vaksin influenza untuk anak jenis semprotan.

vaksin di rumah, vaksinasi di rumah, pesan vaksin, vaksin rabies, vaksin VAR, vaksin SAR, vaksin meningitis, vaksin influenza, vaksin difteri, medi-call, medicall
Medi-Call: Layanan Vaksin di Rumah Anda
Gejala

Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), diperkirakan sejak tahun 2010 sebanyak kurang lebih 1.200 anak di bawah delapan belas tahun meninggal akibat flu.

Mendapatkan vaksinasi flu dapat membantu anak-anak terhindar dari flu sehingga dapat beraktivitas sehari-hari seperti sekolah dan bermain.

Selain itu juga, vaksin influenza juga dapat mengurangi penyebaran virus penyebab flu di lingkungan rumah dan sekolah.

Flu merupakan penyakit yang mudah menular melalui droplet kecil  kemudian masuk ke dalam tubuh melalui mulut atau hidung.

Selain vaksinasi, mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat di luar rumah juga dapat mencegah resiko penularan virus penyebab penyakit.

Konsumsi makanan bergizi mengandung vitamin serta olahraga juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Anda bisa mendapatkan layanan vaksin influenza untuk anak ke rumah dengan dokter anak Medi-Call melalui aplikasi atau hubungi Call-Center 24 Jam.

Medi-Call Writers

Medi-Call Writers

Content writer on Medi-Call's Blog
DMCA.com Protection Status