Membersihkan Luka Bernanah Untuk Cegah Infeksi dan Kerusakan Kulit

Membersihkan luka bernanah dengan benar bertujuan untuk mencegah kuman. Nanah atau pus merupakan suatu cairan hasil proses peradangan yang terbentuk dari sel-sel leuksit dengan tekstur kental dan berbau tidak sedap.Nanah muncul akibat luka yang tidak mendapat perawatan sehingga mengalami infeksi kuman.
perawatan luka, cari perawat luka kanker, perawat perawatan luka kanker, perawatan luka diabetes, perawatan luka operasi di rumah, perawat perawatan luka dekubitus, perawat luka kanker, medicall, medi-call
Medi-Call: Layanan Perawat Luka ke Rumah Anda

Luka Bernanah

Luka terjadi akibat cedera atau lecet yang disebabkan beberapa faktor seperti sentuhan antara kulit dengan benda tajam atau tumpul, gigitan hewan, ledakan, zat kimia, sengatan listrik, perubahan suhu dan lainnya. Selain itu nanah juga muncul akibat adanya virus, bakteri atau jamur yang masuk ke jaringan kulit saat terbuka sehingga dapat menginfeksi kulit.Nanah muncul ketika proses perlawanan terjadi, maka banyak sel darah putih dan jaringan tubuh yang mati sehingga menyebabkan luka bernanah.Berdasarkan hal tersebut, membersihkan luka bernanah sebaiknya dapat dilakukan dengan memanggil perawat luka.Terdapat 2 jenis bakteri yang menjadi penyebab munculnya nanah, yaitu Streptococcus Pyogenes dan Staphylococcus Aureus.Kedua jenis bakteri tersebut dapat menyerang kulit terluka atau tidak mendapatkan perawatan luka dengan baik dan benar.Membersihkan luka bernanah dan mengkonsumsi antibiotik dapat membunuh kuman dan mencegah kondisi luka semakin parah.
Baca juga:  Kenali Ciri Ciri Luka Bernanah yang Harus Diobati Dokter

Membersihkan Luka Bernanah

Proses penyembuhan luka tidak selalu sama, kondisi luka ringan cenderung membutuhkan waktu lebih cepat untuk sembuh. Akan tetapi dibutuhkan kesabaran untuk melakukan proses penyembuhan luka karena harus dilakukan secara hati-hati.Jika penyembuhan luka dilakukan dengan baik dan benar, maka munculnya masalah baru seperti luka bernanah yang dapat menimbulkan rasa gatal, nyeri dan bau dapat berkurang.Oleh sebab itu, membersihkan luka bernanah tidak hanya mencegah perkembangan bakteri dan kuman namun juga bertujuan untuk menghindari timbulnya gangguan kesehatan.Adapun cara membersihkan luka bernanah yang dapat dilakukan, antara lain:
  • Kompres Luka Dengan Air Hangat

Cara membersihkan luka bernanah yang pertama adalah mengompres luka secara perlahan menggunakan air hangat.

Selain mengurangi rasa nyeri air hangat juga mampu mengeluarkan nanah yang ada pada luka.

  • Jangan Gunakan Benda Untuk Mengeluarkan Nanah

Memencet nanah atau menusuk luka bernanah menggunakan benda untuk mengeluarkan nanah dapat beresiko terinfeksi lebih parah.

Hal tersebut terjadi karena barang seperti jarum atau gunting kuku tidak steril dan mengandung bakteri yang akan menempel pada luka bernanah.

  • Menggunakan Antibiotik

Cara membersihkan luka bernanah dan pengobatanya selanjutnya adalah menggunakan antibiotik khususnya jika luka termasuk dalam kategori berat yang umumnya menimbulkan rasa nyeri tidak tertahankan. 

Penggunaan antibiotik harus berdasarkan resep dokter karena ibu menyusui atau individu yang memiliki alergi terhadap antibiotik tidak dianjurkan.

  • Berkonsultasi Dengan Perawat Luka

Ketika melakukan proses pengobatan luka bernanah dengan ukuran cukup besar, tentunya akan kesulitan untuk melakukannya sendiri.

Maka dari itu, melakukan konsultasi dengan perawat sangat diperlukan agar mengetahui langkah selanjutnya untuk membersihkan dan mengobati luka.

medi-call, medicall, dokter ke rumah, perawat ke rumah, bidan ke rumah, fisioterapi ke rumah, perawat luka, perawat bayi, perawat home care, perawat lansia, infus vitamin c, vitamin c, vaksin
Medi-Call: Layanan Tenaga Medis Ke Lokasi Anda
Dengan mengikuti langkah-langkah diatas proses penyembuhan dapat lebih cepat serta mencegah infeksi lebih parah.Akan tetapi ketika mendapatkan kesulitan saat membersihkan atau mengobati, disarankan untuk memanggil perawat luka dengan cara menghubungi call center Medi-Call atau menggunakan aplikasi Medi-Call.

Artikel Terkait

Arsip