Jangan Panik! Ini Tata Cara Isoman di Rumah yang Benar agar Lekas Membaik

Tata cara isoman di rumah yang benar berikut ini dapat membantu meringankan gejala pasien infeksi virus corona agar lekas membaik.Infeksi virus corona masih terus mewabah di seluruh dunia sejak tahun 2019 hingga saat ini.Menurut data dari covid.go.id lebih dari 3 juta masyarakat Indonesia positif terinfeksi virus corona.Apabila Anda telah melakukan kontak dengan pasien yang positif terinfeksi virus corona sebaiknya segera melakukan karantina mandiri.Karantina mandiri dilakukan untuk melihat apakah adanya gejala infeksi virus corona serta mencegah penularan virus.Karantina dilakukan selama kurang lebih sepuluh hingga empat belas hari setelah melakukan kontak.Selain itu sebaiknya lakukan tes swab antigen atau tes PCR Swab untuk mengetahui apakah Anda terinfeksi virus corona atau tidak.Medi-Call melayani Tes Swab Antigen dan PCR Swab di lokasi Anda, pemesanan tes swab antigen dan PCR swab dapat dilakukan melalui link order atau hubungi Call-Center 24 Jam.
Swab Antigen Test Medi-Call
Medi-Call: Layanan Swab Antigen di Lokasi Anda

Tata Cara Isoman di Rumah

Isolasi mandiri atau biasa disebut sebagai isoman merupakan langkah yang perlu dilakukan oleh pasien terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona agar tidak terjadi penularan.Tata cara isoman di rumah dilakukan saat seseorang terkonfirmasi positif corona melalui tes.Selain itu apabila mengalami gejala seperti batuk kering, demam dan anosmia sebaiknya segera lakukan isolasi mandiri dan lakukan tes swab antigen maupun pcr swab.
Baca juga:  Layanan Dokter ke Rumah Pasien Covid Saat Isolasi Mandiri
Disarankan pasien melakukan isoman di rumah sampai kondisi pasien sudah membaik atau sudah mendapatkan izin selesai isolasi mandiri dari dokter.Berikut ini tata cara isoman di rumah yang baik dan benar agar pasien nyaman dan cepat sembuh: 
  • Menyediakan kamar terpisah

Tata cara isoman di rumah yang pertama adalah menyediakan kamar terpisah untuk pasien.

Ini dikarenakan pasien disarankan tidak meninggalkan kamar dan meminimalisir interaksi dengan anggota keluarga di rumah guna mencegah adanya penularan.

Sebaiknya kamar yang digunakan memiliki sirkulasi udara yang bagus maupun ventilasi agar membantu pasien lebih mudah bernafas dan mengurangi sesak nafas.

Sebaiknya juga pasien menggunakan kamar mandi terpisah dari anggota keluarga lainnya guna mencegah penularan virus.

 
  • Menggunakan masker

Tata cara isoman di rumah selanjutnya adalah rutin menggunakan masker terutama jika melakukan aktivitas di luar kamar.

Ini dilakukan guna mengurangi jatuhnya droplet virus yang dapat menginfeksi anggota keluarga lain.

Masker digunakan saat pasien pergi ke luar kamar, menerima makanan serta saat berinteraksi dengan anggota keluarga.

 
  • Menyediakan alat kesehatan dan obat-obatan

Menyediakan alat kesehatan seperti termometer, oximeter dan obat-obatan lainnya merupakan tata cara isoman di rumah.

Alat kesehatan seperti termometer dan oximeter diperlukan untuk mengecek suhu badan serta saturasi oksigen pasien secara rutin.

Apabila suhu badan semakin meningkat serta saturasi oksigen semakin menurun sebaiknya segera hubungi dokter Medi-Call untuk mendapatkan pengobatan segera.

Obat-obatan seperti obat demam, pilek dan multivitamin juga sebaiknya diletakkan di dalam kamar pasien guna membantu mengurangi gejala virus corona.

layanan dokter visit untuk pasien covid-19
Medi-Call: Layanan Dokter Visit untuk Pasien COVID-19
Saat melakukan tata cara isoman di rumah pasien sebaiknya tidak ditinggalkan sendirian melainkan mendapatkan pengawasan dari Tenaga Medis seperti dokter covid. Ini dilakukan untuk membantu mengawasi dan menjaga pasien infeksi virus corona apabila terjadi perburukan gejala.Selain itu layanan home visit dokter covid juga dapat merawat pasien dengan baik dan benar agar cepat sembuh.Anda bisa mendapatkan layanan home visit dokter covid Medi-Call di rumah Anda dengan menghubungi Call-Center 24 Jam.
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terkait

Arsip